Mata kuliah ini berisi tentang kegiatan farmasis dalam melakukan kegiatan asuhan kefarmasian. Kegiatan asuhan kefarmasian meliputi menentukan outcome terapi, mengidentifikasi DRP aktual, mengatasi DRP aktual, mencegah DRP potensial dengan menggunakan DTPL dan DTAW, memberikan rekomendasi terapi kepada pasien yang evidence based dan melakukan monitoring efek terapi-efek samping yang dialami pasien. Asuhan kefarmasian ini dilakukan dalam pelayanan swamedikasi, pelayanan resep dan ward pharmacist.

Pharmaceutical Care Practice adalah kegiatan praktek mahasiswa dalam menerapkan asuhan kefarmasian baik dalam lingkup farmasi komunitas, farmasi rumah sakit dan farmasi industri. Dalam praktek ini mahasiswa akan melakukan asesmen kondisi klinis pasien (melalui role play), searching evidence, melakukan kegiatan skrining resep, melakukan kegiatan dispensing resep dan juga memberikan informasi, edukasi kepada pasien dalam penyerahan obat. Mahasiswa juga akan diajarkan untuk melakukan kegiatan konseling dan monitoring kondisi pasien. Kegiatan praktikum ini meliputi pelayanan swamedikasi, pelayanan resep dan kegiatan ward pharmacist.

Mata praktikum ini merupakan aktivitas keahlian dimana setelah mengikuti praktikum ini peserta atau mahasiswa mampu melakukan pencarian atau penelusuran pustaka ilmiah yang sahih dan terbaru tentang obat dan terapi obat serta mampu menggunakan informasi tersebut untuk melakukan komunikasi informasi dan edukasi secara tepat,efektif dan beretika kepada perseorangan (konsumen/pasien/keluarga pasien) maupun komunitas/kelompok dengan atau tanpa menggunakan media.